Mangkono ngelmu kang nyata,
Sanyatane mung weh reseping ati,
Bungah ingaran cubluk,
Sukeng tyas yen denina,
Nora kaya si punggung anggung gumrunggung
Ugungan sadina dina
Aja mangkono wong urip.
Pangkur
Serat Wedhatama
Mangkono ngelmu kang nyata,
Sanyatane mung weh reseping ati,
Bungah ingaran cubluk,
Sukeng tyas yen denina,
Nora kaya si punggung anggung gumrunggung
Ugungan sadina dina
Aja mangkono wong urip.
Pangkur
Serat Wedhatama
Ngèlmu iku kalakoné kanthi laku.
Lekasé lawan kas.
Tegesé kas nyantosani.
Setya budya pangekesé dur angkara.
[Pucung, Wédhatama]
K.G.P.A.A. Mangkunagoro IV
Posting kali ini tidak membahas banyak. Aku hanya ingin mencatatkan sebuah komen menarik dari seorang teman waktu chatting kemarin.
Orisinalitas hanya ada pada Tuhan dan microsoftYak, aku hanya tertarik menuliskan itu dan amat sangat tidak tertarik sama sekali untuk mengulitinya ataupun mengupasnya ataupun membahasnya ataupun apapun... Maklum tidak ada kepandaian...
Hari ini makan pagi seperti biasa. Di tempat biasa juga. Dan dengan kejadian yang biasa juga, mungkin.
Beberapa waktu lalu, The Master menampilkan dan menganugerahkan gelar Master kepada seorang Magician yang bukan jebolan ajang The Master. Sosoknya yang sederhana dengan sulap yang sederhana pula dan dengan keluguannya telah menarik sambutan dari para penonton saat itu. Namun kali ini, saya tidak akan membahas sosok ini. Tapi akan mengutip komentar Bapak yang satu ini yang dikutip dari sebuah tabloid.
Kalau hati kita sudah tercurah kepada apa yang akan kita lakukan, secara otomatis kita akan menyenangi kegiatan kita. Kalau kita senang dengan kegiatan kita, hasilnya akan maksimalKata-kata yang bagus...maklum aku tidak ada kepandaian...
© All Rights Reserved. tidak ada kepandaian
Theme by : TheHostingFinder.com | Converted into Blogger Templates by Theme Craft